Podcast ULB TV Gelar Wawancara Eksklusif, Tema “Harapan Untuk Bupati Terpilih”

Labuhanbatu, Desember, 18- 2020

Kontestasi pemilihan paslon Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu telah selesai dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020, tentunya masyarakat berharap kepada Bupati yang terpilih nantinya akan melaksanakan visi dan misi nya untuk 5 (Lima) tahun kedepan.

Bertempat Studio Podcast Universitas Labuhanbatu TV dilaksanakannya Wawancara eksklusif dengan mengangkat tema’ Harapan Untuk Bupati Labuhanbatu terpilih Tahun 2020. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2020 pukul 14:00. Adapun yang menjadi narasumber pada acara tersebut podcast ULB TV Garis Narasi mengundang Ibu Indrawati Sinaga, S.Psi Bendahara Kelompok Tani Bukit Perjuangan Jaya, Bapak Solihin, S,Pd Guru SD Negeri 06 Rantau Utara, Bapak Wardin KC FSPMI Labuhanbatu, Edi Syahputra Ritonga Aktifis Pemuda Pesisir dan sebagai Moderator dipandu Saudara Yanto JIliwu, SH.

Pada sekmen pertama Yanto selaku Host menanyakan kepada Bapak Solihin yang merupakan guru Honorer SD No.06 Rantau Utara, mengenai harapan para guru honorer kepada bupati terpilih nantinya agar para guru honorer lebih diperhatikan lagi,  selanjutnya Pak Solihin menyampaikan bahwasanya selama ini gaji honor berasal dari dana bos dengan jumlah 15%, gaji tersebut diterima selama 3 (tiga) bualn sekali, dengan harapan kepada pemerintah nantinya agar menaikkan gaji para guru honorer yang dulunya 15 % menjadi 30%, dalam kesempatan yang sama Pak solihin menyampaikan bahwa kominitas guru honorer yg berada di 9 (Sembilan) kecamatan ini berjumlah 400 orang, dan kami berharap pemerintah dapat mengalokasikan dana 30% dari dana Bos untuk gaji para guru honorer, hal ini mengingat tanggung jawab para guru honorer dan PNS itu sama, mulai dari kehadiran, tugas dan juga pulang sekolah. harapannya.

Selanjutnya bung Yanto menanyakan kepada Aktifis Pesisir pantai saudara Edi Syahputra Ritonga, harapan yang paling utama bagi Bupati terpilih nantinya agar dapat lebih memperhatikan daerah pesisir terkhusus pada pembangunan inspraturuktur jalan, dikarenakan daerah tersebut memiliki potensi Alam, sungai dan Laut yang sangat baik tetapi karena keterbatasan akses jalan yang rusak sehingga roda perekonomian masyarakat jadi terhambat, contohnya hasil pertanian seperti padi, sawit, ikan dll untuk pemasarannya masyarakat sulit untuk menjualnya, jadi mau tidak mau mereka menjual kepada Agen atau tengkulak, jadi yang diuntugkan selama ini yaitu para tengkulak yang membeli dengan harga murah, ditambahkan Edi agar pemerintah juga memfasilitasi mobil ambulan dan tenaga medis di setiap desa yang nantinya dapat mempermudah masyarakat untuk berobat, harapannya.

Selanjutnya bung Yanto menanyakan kepada Ibu Indrawati Sinaga salah satu bendahara kelompok tani bukit perjuangan jaya, untuk harapannya kepada Bupati terpilih, harapan kami untuk mendapatkan legalisasi kepemilikan tanah dan berharap untuk perbaikan inspratruktur jalan agar jalan Desa tersebut dapat menembus jalan sampai desa kampung baru, ditambahkan ibu indra bahwa yang memiliki surat atas kepemilikan lahan saja bermasalah apalagi yang tidak memiliki surat tanah. kami dari kelopmpok tani bukit perjuangan terus bertekat berjuang untuk mendapatkan surat atas kepemilikan tanah, dan kami tidak patah semangat, ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua KC FSPMI Labuhanbatu saudara Wardin yang mewakili serikat Buruh menyampaikan bahwa agar keberadaan buruh formal dan informal mendapatkan jaminan  yang sama, baik kepada para buruh/pekerja pada perusahaan dan buruh yang bekerja di tokoh dan assisten rumah tangga agar mendapatkan Hak yang sama yaitu supaya didaftarkan ke BPJS, oleh karena itu setiap buruh harus berserikat untuk menyampaikan aspirasi, dengan harapan kepada Bupati yang terpilih nantinya agar para kaum buruh mendapatkan hak yang sama dengan buruh yang bekerja pada perusahaan lainnya, harapannya.

Mudah-mudahan kegiatan wawancara eksklusif ini dapat bermanfaat dan harapan kepada Bupati Labuhanbatu yang terpilih nantinya agar dapat mendengar aspirasi dari para Guru honorer, Kelompok tani, Serikat buruh dan Masyarakat pesisir nantinya. “Ak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Visits: 74

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *