Labuhanbatu, 12 Februari 2026 — Universitas Labuhanbatu (ULB) dan Universitas Asahan (UNA) kembali meneguhkan komitmen kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Rektorat Universitas Labuhanbatu. Penandatanganan ini tidak hanya menjadi simbol penguatan kemitraan, tetapi juga merupakan perpanjangan dari MoU sebelumnya yang telah berjalan dengan berbagai implementasi nyata dan produktif.

Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif, dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Universitas Labuhanbatu, Bapak Halomoan Nasution, S.H., M.H, serta Rektor Universitas Labuhanbatu, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D, beserta jajaran pimpinan, para direktur, dan dekan di lingkungan Universitas Labuhanbatu.

Dari pihak Universitas Asahan turut hadir Rektor Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H, Wakil Rektor Bidang Akademik Assoc. Prof. Dr. Wanayumini, M.Kom, Wakil Rektor Bidang Non Akademik Dr. Hadi Suriono, S.E., M.M, Ketua Pengurus Yayasan Universitas Asahan Drs. Mapilindo, M.Pd, Wakil Ketua Pengurus Yayasan Universitas Asahan Dtm. Zaid Afif, S.H., M.Hum, serta para dekan di lingkungan Universitas Asahan.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Universitas Labuhanbatu, Bapak Halomoan Nasution, S.H., M.H., menegaskan bahwa perpanjangan MoU ini merupakan bukti bahwa kerja sama yang telah terjalin sebelumnya memberikan dampak positif dan layak untuk terus dilanjutkan serta dikembangkan. Beliau menyampaikan bahwa hubungan antarperguruan tinggi harus dibangun di atas fondasi saling percaya, saling menguatkan, dan saling melengkapi.
“Perpanjangan kerja sama ini menunjukkan bahwa sinergi yang telah kita bangun bukan hanya seremonial, melainkan benar-benar berjalan dan memberikan manfaat nyata. Ke depan, kita berharap kolaborasi ini semakin luas dan berdampak strategis bagi pengembangan institusi, dosen, mahasiswa, serta masyarakat,” ujarnya.

Rektor Universitas Labuhanbatu, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama periode kerja sama sebelumnya, kedua institusi telah melaksanakan berbagai kegiatan kolaboratif, di antaranya program visiting lecturer, penyelenggaraan seminar ilmiah bersama, serta keterlibatan dosen sebagai reviewer penelitian. Implementasi tersebut menjadi indikator bahwa kerja sama yang terjalin telah bergerak pada tataran operasional dan akademik yang nyata.
Beliau menambahkan bahwa perpanjangan MoU ini diarahkan pada penguatan program yang lebih terstruktur dan berdampak, meliputi penelitian bersama (joint research), penyelenggaraan seminar internasional, peningkatan kolaborasi publikasi ilmiah, serta pelaksanaan KKN Berdampak yang berorientasi pada solusi permasalahan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas institusi akan mendorong peningkatan kualitas riset, inovasi, serta daya saing perguruan tinggi di tingkat regional maupun nasional.

Sementara itu, Rektor Universitas Asahan, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas komitmen Universitas Labuhanbatu dalam menjaga dan memperkuat kemitraan yang telah terjalin. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi kebutuhan strategis dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.
“Kerja sama ini bukan sekadar memperpanjang dokumen kesepahaman, tetapi memperpanjang semangat kolaborasi dan komitmen untuk tumbuh bersama. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat meningkatkan produktivitas riset, memperluas jejaring akademik, serta menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Momentum penandatanganan MoU ini juga menjadi ajang silaturahmi dan diskusi strategis antara pimpinan kedua institusi dalam merancang program tindak lanjut yang konkret dan terukur. Kedua belah pihak sepakat bahwa keberlanjutan kerja sama harus diiringi dengan monitoring dan evaluasi yang sistematis agar setiap program memberikan dampak optimal.

Dengan diperpanjangnya MoU ini, Universitas Labuhanbatu dan Universitas Asahan menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang kolaboratif, inovatif, dan berdaya saing. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Utara.