Rantauprapat – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Universitas Labuhanbatu (ULB) menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Rabu, 04 Maret 2026 di Rumah Makan Madara, Rantauprapat. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar Universitas Labuhanbatu.

Acara buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan kampus. Sejak awal kegiatan, suasana hangat dan penuh kekeluargaan sudah terasa ketika para peserta saling bertegur sapa dan berbincang santai sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah Ramadhan yang disampaikan oleh Dr. Aziddi Harahap, M.Pd. Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan bagi setiap umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki diri, serta memperkuat hubungan dengan sesama.

Dalam penyampaiannya, Dr. Aziddi Harahap juga mengingatkan pentingnya memahami hal-hal yang dapat membatalkan puasa agar ibadah yang dijalankan menjadi lebih sempurna. Beliau menjelaskan bahwa beberapa hal yang dapat membatalkan puasa di antaranya adalah makan dan minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja, serta masuknya sesuatu ke dalam tubuh melalui rongga yang terbuka dengan kesengajaan. Selain itu, beliau juga menekankan bahwa hubungan suami istri di siang hari pada bulan Ramadhan juga termasuk hal yang membatalkan puasa.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa menjaga puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa, seperti berkata kasar, bergunjing, dan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Oleh karena itu, umat Muslim diharapkan dapat memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai sarana untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki akhlak.
“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga sikap, memperbaiki hati, serta memperkuat silaturahmi dengan sesama,” ungkapnya dalam tausiah tersebut.
Setelah tausiah, acara dilanjutkan dengan doa berbuka puasa dan menikmati hidangan bersama. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta duduk bersama dan menikmati hidangan berbuka dalam suasana yang penuh keakraban.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan spiritualitas semakin tumbuh di tengah civitas akademika Universitas Labuhanbatu. Momentum Ramadhan pun menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antar sesama serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan aktivitas akademik dan pengabdian kepada masyarakat.