Kampung Dalam – Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 H yang digelar Universitas Labuhanbatu (ULB) kembali berlanjut melalui Safari Ramadhan #4 pada Jumat, 28 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Fathz, Dusun II, Kampung Jawa Kampung Dalam dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan serta semangat kebersamaan.
Safari Ramadhan merupakan agenda rutin yang bertujuan mempererat hubungan antara civitas akademika Universitas Labuhanbatu dan masyarakat, sekaligus menghidupkan nilai-nilai keislaman di bulan suci. Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan—bulan yang menghadirkan kesempatan bagi setiap muslim untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat kepedulian sosial.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan ibadah bersama yang berlangsung khusyuk. Suasana hangat dan penuh persaudaraan tampak jelas dalam kebersamaan jamaah dan rombongan ULB, mencerminkan indahnya ukhuwah islamiyah yang terjalin di tengah masyarakat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausyiah yang disampaikan oleh M. Yusuf Siregar. Dalam ceramahnya, beliau mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan dan memperbaiki akhlak. Disampaikan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, menjaga lisan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Beliau menekankan bahwa nilai utama Ramadhan terletak pada perubahan diri yang lebih baik. “Ramadhan adalah bulan pembinaan karakter. Mari kita manfaatkan setiap detiknya untuk memperbanyak amal dan memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT serta sesama manusia,” pesannya kepada jamaah.
Melalui Safari Ramadhan #4 ini, Universitas Labuhanbatu kembali menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berperan dalam pengembangan akademik, tetapi juga aktif dalam pembinaan spiritual dan sosial masyarakat.
Diharapkan kegiatan ini menjadi sarana menebar keberkahan dan mempererat sinergi antara kampus dan masyarakat. Semoga semangat Ramadhan senantiasa membimbing kita menjadi pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan istiqomah dalam kebaikan, tidak hanya di bulan suci, tetapi juga sepanjang kehidupan.