Parapat — Universitas Labuhanbatu (ULB) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui pelaksanaan International Community Service yang berlangsung di kawasan Danau Toba, Parapat, dan Aek Nauli, Kabupaten Simalungun, pada Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian ULB International Academic Fest (IAF) 2025.
Program pengabdian masyarakat berskala internasional ini diisi dengan kegiatan penebaran bibit ikan di perairan Danau Toba serta penanaman pohon pinus di kawasan BP2SDM Wilayah I Aek Nauli. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan sekaligus menanamkan kesadaran ekologis kepada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Labuhanbatu bersama mitra internasional, yaitu Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) dan Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia. Kolaborasi lintas negara ini menjadi wujud nyata penguatan jejaring akademik internasional ULB yang berorientasi pada dampak sosial dan lingkungan.
Rektor Universitas Labuhanbatu, Assoc.Prof. Ade Parlaungan Nasution, P.hD. menyampaikan bahwa International Community Service merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang dikemas secara kolaboratif dan berkelanjutan. Menurutnya, kawasan Danau Toba sebagai destinasi strategis nasional membutuhkan perhatian bersama dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

“Melalui kegiatan ini, ULB berupaya berkontribusi langsung dalam menjaga kelestarian lingkungan Danau Toba sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa, baik nasional maupun internasional,” ujarnya.
Sementara itu, penanaman pohon pinus di Aek Nauli dilakukan sebagai upaya mendukung rehabilitasi hutan dan menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah penyangga Danau Toba. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian lingkungan dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi alam.

Ketua Panitia ULB IAF 2025, Abdillah Munthe, M.Sc. menambahkan bahwa program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai langkah awal kerja sama pengabdian masyarakat internasional yang berkelanjutan. ULB berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengabdian yang relevan dengan isu global dan kebutuhan masyarakat lokal.
Melalui pelaksanaan International Community Service ini, Universitas Labuhanbatu menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan, penguatan jejaring internasional, serta pelestarian lingkungan hidup di kawasan Danau Toba dan sekitarnya.