Dosen dan Mahasiswa Prodi Agroteknologi ULB Dipercaya Sebagai Juri Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Kabupaten Labuhanbatu

Universitas Labuhanbatu (ULB) kembali mengukuhkan perannya dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Program Studi Agroteknologi resmi ditugaskan sebagai juri pada Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Kabupaten Labuhanbatu tahun 2026 yang merupakan kegiatan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia Cabang Pematangsiantar dalam rangka mendorong kemandirian pangan berbasis komunitas.. Berdasarkan surat tugas yang diterbitkan, tim juri diketuai oleh Fitra Syawal Harahap, SP., M.Agr dengan lokasi penugasan di Kecamatan Rantau Utara. Adapun anggota tim meliputi Hilwa Walida, S.Pd., M.Si yang bertugas di Rantau Selatan, Lidia Sri Hardiyanti, SP., MP di Bilah Hulu, Prof. Dr. Novilda E Mustamu, SPt., M.Si  di Bilah Barat, serta Khairul Rizal, STP., M.Si  di wilayah Pangkatan dan Bilah Hilir. Selain dosen, dua mahasiswa juga dilibatkan, yaitu Ahmad Ridwan Lubis yang bertugas di Rantau Selatan dan Nisa Ilmy Nasution di Rantau Utara.

Kegiatan penilaian akan berlangsung dalam enam tahap sepanjang April hingga Juni 2026. Jadwal lengkapnya sebagai berikut: Minggu I April 2026 pada 6–8 April, Minggu III April 2026 pada 15–17 April, Minggu I Mei 2026 pada 7–8 Mei, Minggu III Mei 2026 pada 20–21 Mei, Minggu I Juni 2026 pada 5–7 Juni, dan Minggu III Juni 2026 pada 15–17 Juni.

         

Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan upaya strategis pemerintah dalam memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman pangan bergizi guna meningkatkan kemandirian pangan masyarakat. Kehadiran tim juri dari ULB diharapkan dapat memberikan penilaian yang profesional, objektif, dan memotivasi para kelompok tani di Kabupaten Labuhanbatu.

Rektor Universitas Labuhanbatu Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D mendukung penuh terlaksananya kegiatan ini “Kami bangga melihat dosen dan mahasiswa Prodi Agroteknologi dipercaya menjadi juri P2L. Ini membuktikan bahwa ULB tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Labuhanbatu.” Dengan adanya tugas ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pengembangan pertanian perkotaan dan perdesaan semakin kuat, serta mendorong terciptanya ketahanan pangan berbasis komunitas. Seluruh rangkaian penilaian akan berlangsung hingga Juni 2026, dan hasil akhir lomba akan diumumkan oleh penyelenggara.

Ketua tim juri, Fitra Syawal Harahap, menyampaikan bahwa keterlibatan ini merupakan wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. “Kami siap menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab. Semoga program P2L dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat luas bagi petani dan masyarakat,” ujarnya. Pihak Universitas Labuhanbatu juga memberikan dukungan penuh kepada tim juri.