Kembali Sukses Digelar, Festival Tari Melayu Piala Rektor ULB Ke-2 Tahun 2026 Diikuti Seluruh Perwakilan Tim Terbaik Se-Labuhanbatu Raya

Rantauprapat – Universitas Labuhanbatu (ULB) sukses menyelenggarakan Festival Tari Melayu Tingkat SLTA Se-Labuhanbatu Raya Piala Rektor ULB Ke-2 sebagai salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis Universitas Labuhanbatu ke-28 yang berlangsung pada 22–23 Juli 2026 di Aula Dr. Amarullah Nasution, SE., M.B.A., Universitas Labuhanbatu.

Mengusung tema “Inovasi Lokal Menuju Global”, festival ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk melestarikan sekaligus mengembangkan seni dan budaya Melayu di tengah perkembangan zaman. Sebanyak 25 Nomor Peserta (NPP) atau 25 tim dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Labuhanbatu Raya turut ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung meriah dan penuh semangat.

Selama dua hari pelaksanaan, setiap tim menampilkan kemampuan terbaiknya melalui tarian-tarian Melayu yang sarat akan nilai budaya, kekompakan, teknik, serta kreativitas dalam penyajian. Penampilan para peserta berhasil memukau para penonton dan dewan juri yang memberikan penilaian secara objektif berdasarkan aspek teknik, penguasaan panggung, keserasian gerak, ekspresi, musikalitas, hingga kostum.

Setelah melalui proses penjurian yang ketat, dewan juri menetapkan para pemenang sebagai berikut:

Juara Festival Tari Melayu Piala Rektor ULB Ke-2 Tahun 2026

🥇 Juara I: NPP 19 – MAN Labuhanbatu

🥈 Juara II: NPP 10 – SMA Negeri 2 Rantau Selatan

🥉 Juara III: NPP 26 – SMA Negeri 1 Panai Hulu

Juara Harapan

Harapan I: NPP 14 – SMA Negeri 1 Panai Hulu

Harapan II: NPP 05 – MAN Labuhanbatu

Harapan III: NPP 01 – SMA Negeri 2 Rantau Utara

Sementara itu, penghargaan Best Costume kembali berhasil diraih oleh NPP 19 – MAN Labuhanbatu, berkat penampilan busana Melayu yang memukau, elegan, dan sesuai dengan karakter tari yang dibawakan.

Penilaian dalam festival ini dilakukan oleh dewan juri yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang seni budaya Melayu, yaitu:

  • Zulfadli Nasution, M.Pd.
  • Irwan Syah Hasibuan
  • Praida Hansyah, S.Ag., M.A.
  • Fitrian Pohan, S.Pd.
  • Askiani Tanjung, S.Pd.I.

Kelima dewan juri tersebut dikenal memiliki pengalaman yang luas dalam bidang seni tari dan kebudayaan Melayu, sehingga hasil penilaian yang diberikan dilakukan secara profesional, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Rektor Universitas Labuhanbatu menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, dewan juri, panitia, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival ini. Melalui kegiatan tersebut, Universitas Labuhanbatu berharap semangat pelestarian budaya Melayu terus tumbuh di kalangan generasi muda, sekaligus menjadi ruang bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat, meningkatkan kreativitas, dan mempererat silaturahmi antarsekolah di wilayah Labuhanbatu Raya.

Festival Tari Melayu Piala Rektor ULB Ke-2 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen Universitas Labuhanbatu dalam menjaga, melestarikan, dan mempromosikan warisan budaya daerah. Sejalan dengan slogan yang diusung pada kegiatan ini, “Takkan Melayu Hilang di Bumi,” Universitas Labuhanbatu terus berupaya menghadirkan kegiatan-kegiatan yang memperkuat identitas budaya sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang berprestasi dan cinta terhadap budaya bangsa.

Kegiatan di tutup dengan seluruh peserta, juri serta tamu yang berhadir menarikan tarian serampang 12 secara bersama-sama.

Festival Tari Melayu Piala Rektor ULB Ke-2 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen Universitas Labuhanbatu dalam menjaga, melestarikan, dan mempromosikan warisan budaya daerah. Sejalan dengan slogan yang diusung pada kegiatan ini, “Takkan Melayu Hilang di Bumi,” Universitas Labuhanbatu terus berupaya menghadirkan kegiatan-kegiatan yang memperkuat identitas budaya sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang berprestasi dan cinta terhadap budaya bangsa.