Wawancara Eksklusif “ Politik Uang Ancaman Demokrasi

Labuhanbatu, Desember, 8-2020

Bertempat Podcast Universitas Labuhanbatu TV diselenggarakannya Wawancara Eksklusif dengan tema” Politik Uang Ancaman Demokrasi’ acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 4 Desember 2020 pada pukul 14:00 wib s/d selesai.

Adapun yang menjadi nara sumber pada acara tersebut yaitu:

  1. Komisioner Bawaslu Bapak Zuliandi Simatupang, SH
  2. Satreskrim Polres Labuhanbatu Bapak Ramli Siregar
  3. Tokoh Agama Ustadz H. Alibata Ritonga, Lc., M.Ag
  4. Mahasiswa Milineal TM. Sipahutar Mahasiswa Universitas Labuhanbatu
  5. Mahasiswa Milinial Rame Mardiana Harahap Mahasiswi UNIVA Labuhanbatu

Sebagai moderator pada acara wawancara eksklusif di pandu oleh saudara Yanto Ziliwu, SH

Pada sekmen 1 moderator meminta pandangan umum dari masing-masing nara sumber,

Bawaslu, Kami melihat politik uang ini semangkin sengit, dan kami sangat mengantisifasi hal itu, kami tetap sosialisasikan kepada masing-masing paslon dan masyarakat untuk menghindari politik uang,  UU No. 10 tahun 2016 mengatur tentang tindak pidana baik terhadap pemberi dan penerima.

Ustadz Ali Bata, Politik uang adalah tindakan yang menyimpang dalam pandangan agama, bahwa kegiatan ini suatu kegiatan untuk mempengaruhi orang lain untuk mendapatkan sesuatu yang bukan haknya. Allah S.W.T dan Rasul melaknat bagi orang yang melakukan suap, kita berharap kepada masing-masing paslon kita agar  memberikan suatu pemahaman bahwa kegiatan suap itu tidak di benaran, dan Allah S.W.T sudah menentukan siapa yag menjadi pemimpin, dan kita berharap para paslon Bupati & Wakil Bupati kita mendapatkan edukasi agar tidak melakukan hal itu.

Bapak Ramli Siregar, Mengucapkan terima kasih atas undangannya , semoga Kampus ULB menjadi sarana untuk menyampaikan edukasi yang baik. Mengenai politik uang, kami sangat tidak setuju apabila ada many politik, kami perwakilan dari gapundu, sudah melakukan pemetaan kepada yang melakukan politik uang baik yang kepada pemberi dan yang menerima.

Mardiana dari Mahasiswi UNIVA yang mewakili kalangan milinial, Mengenai politik uang, politik perut, berbicara tentang politik uang, saya bingung antara sedekah dan suap. Kita sebagai kalangan akademisi memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa kegiatan ini sangat berpengaruh besar terhadap pelaksanaan pilkada yang bersih, jangan karena 1 jam pengaruhnya berdampak besar kedepannya, salah satu penyebab politik uang ini terjadi disebabkan karena kadindat yag tidak memiliki program yang bagus, Lemahnya regulasi tentang aparatur tentang politik uang, Membudayakan politik uang di kalangan masyarakat.

TM Sipahutar dari mahasiswa ULB yang mewakili kalanagan milenial, Bicara tentang politik uang bukan hal yang baru menjelang pilkada, Deokrasi berasal dari kata Demos dan Kratos artinya pemerintah dan masyarakat, yang kita ketahui dalam bonus demografi, kalangan milenial nantinya akan berdampak untuk kedepannya, secara pribadi saya menolak politik uang. dan kami dari kalangan milinial memiliki semangat yang tinggi, tetapi ada lembaga yang melakukan pengawasan ini, kita harus semangat, tim harus semagat dan tokoh agama harus bersatu, kalau tidak ini akan berlanjut kedepannya. Begitu juga terhadap partai politik harus memberikan edukasi kepada kadernya untuk pendidikan politik, bahwa politik uang itu tidak boleh dilakukan.

Sekmen 2. Bung Yanto menanyakan upaya Bawaslu untuk mencegah politik uang dalam  menghadapi pilkada?

Tidak bisa hanya pada bawaslu aja untuk pengawasan, dan kami berharap masyarakat untuk menolak, untuk kegiatan politik uang ada sanksi pidanannya. Kontestasi ada 5 paslon, kami menilai masih ada komitmen dengan politik uang dan juga membuat pakta integritas kepada paslon. Politik uang ini bukan hal yang baru, tetapi praktek ini sering dilakukan , dan laporan masyarakat sering kami dengar. Kami ada bidang penaganan pelaksanaan pemilu, Gapundu dan kejaksaan sebagai pengawas dan penyididkan. Dalam hal ini yang paling terdepan adalah Bawaslu. Kami berharap kepada adik-adik mahasiswa harus ikut serta dalam pelaksanaan politik uang, apabila ada masyarakat ada yang menerima uang, maka masyarakat terebut sudah di lecehkan. Kekuatan dari ulama juga kami harapkan untuk menggaungakn tentang politi uang.  Kami juga memiliki kader pengawasan partisipatif kalangan  milinial, dan kami mengharapkan dari kader tersebut dapat menggaungakan untuk menghindari politik uang. ungkapnya

Peranan Tokoh Agama disampaikan oleh Ustadz Ali Bata, Bahwa politik uang, termasuk ini virusnya demokrasi harus kita perangi dan stop, dan ini juga menjadi tanggung jawab kami karena kurangnya pemahaman agam tentang hukum dan akibat dari perbuatannya. Tanggung jawab dan amanah yg mereka emban sangat berat, kita ketahui ada beberapa ustadz terjun di paslon, klau perlu kita edukasi kepada paslon kalau umat islam surah Al-bagarah 128. Rambu buat kita, yang artinya hai orang2 beriman berislamlah kepada Allah secara sunguh-sungguh. Jadi efek perbuatan ini adalah perbuatan dosa. Jangan sampai kita jadi rendah diri, dan jangan mau di bayar sama dengan menginjak hargadiri kita dan kalau kita menolak kita tidak jatuh miskin. Orang yang menerima uang seperti pelacur politik. Selanjutnya peranan dari pihak kepolisian, Apakah sanksi pidana yang ringan sehinnga masysrakat tidak takut. Ancaman hukuman 36-37 bulan, ini regulasi di penyidikan tentang masalah waktu yang singkat, kewenangan penyidik hanya 14 hari. Terhambat dengan aturan formil, dari laporan hanya 7 hari, dam pelaporan 9 hari jadi tidak memenuhi syarat, dan saya khawatir ini akan menjadi budaya.  namanya suap, tindakannya tersembunyi.

Pandanga Mahasiswa, menurut mardiana salah satu mahasiswa UNIVA bahwa  politik uang itu sudah menjadi budaya, selanjutnya  TM. Sipahutar Penyelenggara, TS tentunya ada janji politik, kita tidak mau ada masuk kepenyelenggaraan pilkada” Apakah memeng partai politik ini sudah masuk KPUD, Polisi, masyarakat sudah hilang kepercayaan, dengan kata lain masyarakat sudah melakukan mosi tidak percaya.  Kepada kaum milinial, marilah kita memahami sejarah.

Mardiana menyampaikan bahwa saya miris mendengar pernyatan dari masyarakat, ya sudah kita terima aja uangnya toh nanti kita tidak di hiraukan, kita kalangan muda harus mengingatkan, dunia ini adalah seperti roda berputar. Salah satunya adalah ketidak tauan, politik bisa juga disebut dengan seni, seni tidak hanya berpatokan dengan musik saja, politik juga tidak ditafsirkan dengan kekuasaan. Salah satu upaya untuk politik uang ini terhapus’ Kita harus paham politik, kita sebagai anak muda untuk kiranya jangan menerima politik uang.

Komisioner Bawaslu, Menyampaikan bahwa Jumlah 2227 DPT. Sampai ini belum ada yang terjerat pidana. Sampai saat ini belum ada bukti-bukti yang dapat menjerat para pelaku yang melakukan politik uang, Apabila dilakukan secara TSM maka paslon tersebut dapat di diskwalifikasi. Kita memiliki pengawasan di tingkat kecamatan, di setiap TPS dan mengadakan patroli ke setiap TPS. Kami dari pihak penyelenggara dan kepolisian ada di duga melakukan suap, maka dapat anda laporkan karena ada kode etik dewan penyelenggara pemiliu. Kami sangat berterima kasih kepada Univesitas Labuhanbatu yang menyelenggarakan kegiatan podcast untuk sosialissi kepada masyarakat. ungkapnya.

dalam kesempatan yang sama dari pihak kepolisian juga menyampaikann akan melaksanakan kegiatan patrol keliling, Apresisi dari adik-adik milinial, mudah- mudahan ada sipahutar2 dan mardiana yang lain. Terkait itu h min 2, kita sudah melakukan patroli  opersi mantaprajakoba, disitu ada kegiatan satgas pengawasan, tetapi dengan mengkondisikan pakain preman dan fungsi kami bukan menjaga TPS, tangkasnya

Selanjutnya Pak Ramli menyampaikan bahwa, Pada masa tenang para paslon dilarang melaksanakan kampanye, dan memasang alat peraga kampanye. Ketika masa kampanye itu berakhir, apabila melakukan kampanye akan diberikan sanksi.

CLOSING STETMAN

  1. KPU Labuhanbatu menyampaikan bahwa perbuatan politik uang adalah perbuatan yang dilarang agama, sanksi terhadap efek sosial, dan berdampak bagi kepemimpinan,  pemilihan yang berkwalitas yang sesuai yang kita inginkan. Bagaimana masyarakat menyadari, apabila pemilihan ini dilakukan dengan tidak baik akan berdampak kepada pemimpin yang tidak baik. Kita berharap pemilihan di tanggal 9 Desember berjalan dengan baik walaupun pelaksanaannya di masa pandemik dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
  2. Ustadz Ali Bata Ritonga menyampaikan Bahwa politik uang adalah kegiatan yang sangat di kecam oleh Allah S.W.T dan Rasul dan Allah melaknat bagi pesuap, menerima, kita berharap keberkahanlah yang kita cari dalam hidup ini. Jangan sampai yang kita makan dari hasil yang haram. Carilah keberkahan dalam hidup ini dan jangan menyesal dengan keadan hidup ini. Kita harapkan kita akan mendapatkan pemimpin yang baik
  3. Bapak Ramli Siregar menyampaikan Kita menolak kegiatan dengan politik uang, sama dengan yang disampaikan ustadz, pesan kepada pemilih. Pilihlah sesuai dengan hati nurani, jangan karena uang. Harapan kita pada sat pencoblosan nantinya kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban untuk kelancaran dalam proses pemilihan di masing-masing TPS.
  4. TM Sipahutar menyampaikan Kita semua sepakat menentang politik uang, kami berharap bahwa peminpin yang terpilih nantinya menjadi pemimpin yang bersih. Kepada masyarakat pilihlah program dan visi, misi paslon yang revolusioner
  5. Mardiana menghimbau kepada masyarakat‘ Ayo mari kita berantas politik uang tetap ciptakan perubahan, bahwa anak muda bukan pasif.

Setelah klosing stetman dari masing-masing nara sumber, bung Yanto menutup acara wawancara Eksklusif, mudah-mudahan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Labuhanbatu, jangan lupa datang ke TPS pada tanggal 9 Desember 2020, tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Ak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Visits: 162

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *